Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

Pelayanan di bidang Tarif, Interkoneksi dan Iklim Usaha Penyelenggaraan Telekomunikasi dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan bidang tarif, interkoneksi, dan iklim usaha, persaingan, perlindungan usaha dan ulasan pasar penyelenggaraan telekomunikasi.

Tim Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi
Iskandar

Ketua Tim Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

Iska001@kominfo.go.id

08111595311

Dwi Ely Pradinayanti

Anggota 1 Tim Tarif dan Interkoneksi

dwie002@kominfo.go.id

-

Mega Shatila

Anggota 1 Tim Interkoneksi dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

mega005@kominfo.go.id

-

Ratih Larasati Lestari

Anggota Tim Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

rati003@kominfo.go.id

-

Hendry Syahputra

Anggota Tim Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

hend047@kominfo.go.id

-

Fatmawati

Anggota Tim Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

fatm005@kominfo.go.id

-

Adri Zharfan

Administrasi Tim Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

adri007@kominfo.go.id

-

Adam

Administrasi Tim Tarif, Interkoneksi, Iklim Usaha dan Kerjasama Sektor Telekomunikasi

adam001@kominfo.go.id

-

Tarif Telekomunikasi

  • Tarif Telekomunikasi merupakan besaran biaya yang dikenakan atas suatu layanan telekomunikasi. Besaran tarif penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi dan/atau Jasa Telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi dan/atau jasa telekomunikasi berdasarkan formula yang ditetapkan oleh Menteri

  • Tarif Penyelenggaraan Telekomunikasi terdiri dari atas tarif Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi dan tarif Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi, tidak termasuk tarif layanan untuk Wilayah Pelayanan Universal Telekomunikasi (WPUT) yang menggunakan dana Kontribusi Pelayanan Universal (KPU)/Universal Service Obligation (USO).


  • Tarif Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi

    • Struktur Tarif Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi terdiri dari Tarif Aktivasi dan Tarif Pemakaian.
    • Formula Tarif Sewa Jaringan:

    Tarif Aktivasi = Biaya Saat ini (Current Cost).

    Tarif Aktivasi merupakan tarif yang dibebankan kepada pelanggan Sewa Jaringan untuk menyediakan akses dan mengaktifkan sambungan layanan Sewa jaringan. Besaran tarif ditentukan oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi berdasarkan biaya saat ini (current cost).

    Tarif Pemakaian = Biaya Pokok Penyediaan Layanan + Biaya Pendukung Aktivitas Penyediaan Layanan + Keuntungan/Profit/Margin

    Tarif Pemakaian merupakan besaran tarif berdasarkan Biaya Pokok Penyediaan Layanan, Biaya Pendukung Aktivitas Penyediaan Layanan, dan Keuntungan/Profit/Margin.

    • Biaya Pokok Penyediaan Layanan adalah biaya yang dihitung untuk keperluan penyediaan layanan Sewa Jaringan.
    • Biaya Pendukung Aktivitas Penyediaan Layanan adalah biaya untuk mendukung penyediaan layanan Sewa Jaringan, antara lain biaya penjualan dan pemasaran.
    • Keuntungan/Profit/Margin merupakan komponen keuntungan ditetapkan oleh Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi.

Ulasan Review

  • Perkembangan teknologi dan inovasi layanan telekomunikasi yang sangat pesat menjadi kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan pemerintahan. Untuk menjaga keberlangsungan penyelenggaraan layanan telekomunikasi maka diperlukan ulasan pasar (market review) penyelenggaraan telekomunikasi. Dengan terjaganya keberlangsungan penyelenggaraan layanan telekomunikasi maka akan terwujud iklim kompetisi sehat yang memberikan manfaat keberlangsungan layanan penyelenggaraan telekomunikasi kepada masyarakat.

    Persaingan usaha dalam penyelenggaraan telekomunikasi penting untuk dianalisis. Hal ini dilakukan agar mekanisme pasar penyelenggaraan telekomunikasi mampu menyediakan layanan telekomunikasi dengan tarif terjangkau dan kualitas yang baik.

Maksud dan Tujuan

  • Tujuan dilaksanakannya ulasan pasar adalah terwujudnya iklim investasi dan kompetisi yang sehat sehingga dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan layanan telekomunikasi kepada konsumen dan menjamin perlindungan konsumen, keberlangsungan layanan, serta terwujudnya kebijakan/regulasi yang mendukung kepastian investasi.

Ruang Lingkup

  • Ruang lingkup pelaksanaan ulasan pasar penyelenggaran telekomunikasi adalah sebagai berikut:

    1. Mengidentifikasi kondisi eksisting penyelenggaraan telekomunikasi
    2. Mendefinisikan relevant market/pasar bersangkutan pada penyelenggaraan telekomunikasi.
    3. Mengkaji/menganalisis pasar telekomunikasi yang terdiri atas:
      1. Menganalisis persaingan usaha pada penyelenggaraan telekomunikasi.
      2. Menganalisis kinerja keuangan penyelenggaraan telekomunikasi.
      3. Menganalisis peluang dan tantangan pada penyelenggaraan telekomunikasi.
    4. Memberikan usulan rekomendasi.

Metodologi

  • Metodologi dalam pelaksanaan ulasan pasar penyelenggaraan broadband adalah sebagai berikut:
    1. Studi literatur benchmarking regulasi dari negara lain;
    2. Pengumpulan dan pengolahan data penyelenggaraan telekomunikasi;
    3. Penyampaian Kuesioner kepada penyelenggara telekomunikasi;
    4. Diskusi dengan para penyelenggara telekomunikasi dan stakeholders.

Pelaksanaan Ulasan Pasar Penyelenggaraan Telekomunikasi:

  1. Tahun 2020:
    1. Ulasan Pasar (Market Review) pada Penyelenggaraan Layanan Sewa Jaringan yang Disediakan oleh Penyelenggara Jaringan Tetap Tertutup.
    2. Analisis Ketersediaan Infrastruktur Jaringan Bergerak Seluler di Indonesia dan Pemanfaatannya oleh Masyarakat
  2. Tahun 2021:
    1. Ulasan Pasar (Market Review) pada Penyelenggaraan Layanan Fixed Broadband Indonesia.
    2. Telaahan Aksi Korporasi dalam Bentuk Penggabungan, Peleburan atau Pengambil Alihan Saham atau Aset pada Perusahaan atau Badan Usaha Yang Menyelenggarakan Layanan melalui Jaringan Bergerak Seluler.
  3. Tahun 2022:
    1. Ulasan Pasar (Market Review) pada Penyelenggaraan Broadband.
    2. Analisis aksi korporasi Pengalihan Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler PT Smartfren Telecom, Tbk kepada PT Smart Telecom.
  4. Tahun 2023:
    1. Bulan Maret : Telaahan Persaingan Usaha dan Non-Diskriminatif pada Rencana Kerja Sama Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio PT Telekomunikasi Selular dan PT Kereta Cepat Indonesia China.

Hasil analisis ulasan pasar pada penyelenggaraan telekomunikasi dimanfaatkan untuk memberikan usulan kebijakan/regulasi yang memfasilitasi perkembangan teknologi, inovasi layanan dan peningkatan kemampuan investasi untuk menjaga keberlangsungan penyelenggaraan telekomunikasi, mendorong kolaborasi, layanan berkualitas, tarif yang terjangkau, dan iklim kompetisi yang sehat.